Solusi Evaluasi Kualifikasi Gagal (Perbaikan)

20 Mei

Setelah artikel ini tayang ada seorang teman yang mengkritisi pendapat saya tentang  evaluasi ulang sebagai Solusi  Evaluasi Kualifikasi Gagal. Dari perdebatan panjang akhirnya saya menerima pendapat dari teman tersebut. Setelah mendalami Perka 14/2012 saya temukan logika baru yang dapat dijadikan dasar pengambilan solusi. Kemudian pada aplikasi SPSE Ver. 3.5 menu ini telah tersedia dan operasional. Untuk itu artikel ini saya koreksi dan perbaiki demikian semoga bermanfaat.
———————————————————————
Dari sebuah diskusi pada Group Diskusi Pengadaan Barang/Jasa Kalimantan artikel ini bermula. Pada intinya pertanyaan berisi tentang kebingungan pokja ketika pada tahap evaluasi kualifikasi 3 penyedia yang ditunjuk sebagai calon pemenang, cadangan 1 dan 2 tidak memenuhi kualifikasi. Sementara masih ada 3 penyedia lain yang belum dilakukan evaluasi. Metode evaluasi yang digunakan adalah Pascakualifikasi. Pertanyaannya apakah pemilihan digagalkan? Kalau digagalkan bagaimana dengan 3 penyedia yang belum dievaluasi? Kalau diteruskan masa evaluasi penawaran sudah terlewati, bagaimana cara putar baliknya?

    Saya akan mulai pembahasan dari sisi metode evaluasi. Ada dua kategori dokumen yang dievaluasi dalam proses pemilihan penyedia. Dokumen penawaran terdiri dari administrasi, teknis dan harga/biaya dan dokumen kualifikasi terdiri dari unsur kualifikasi terutama form isian kualifikasi.

    Pascakualifikasi didahului dengan evaluasi dokumen penawaran baru kemudian evaluasi dokumen kualifikasi. Jadi ada demarkasi yang tegas antara masa evaluasi penawaran dengan evaluasi kualifikasi.

    Evaluasi dokumen penawaran disusun dengan urutan evaluasi administrasi, evaluasi teknis dan evaluasi harga/biaya. Dalam wilayah ini 

  • Pelaksanaan evaluasi dilakukan Kelompok Kerja ULP terhadap 3 (tiga) penawaran terendah setelah koreksi aritmatik.

  Dasar ini dilakukan oleh Pokja karena telah diatur dalam Lampiran Perka 14/2012 tentang Petunjuk Teknis Perpres 70/2012. Meski larangan menggunakan skenario 1 ini tidak ditemukan dalam batang tubuh Perpres 54/2010 sebagaimana diubah melalui Perpres 70/2012.

Ketentuan umum adalah:

  1. Apabila tidak ada satupun penawaran yang memenuhi syarat pada setiap titik evaluasi maka pemilihan/pelelangan gagal.
  2. Penjadwalan evaluasi administrasi, teknis dan harga sebaiknya berada dalam rentang waktu yang sama. Sehingga ketika evaluasi administrasi lulus 3 penawaran, kemudian pada tahap evaluasi teknis hanya lulus 2. Penawaran berikut 4,5,6 dan seterusnya langsung dilakukan evaluasi administrasi dan teknis, dan seterusnya hingga didapatkan 3 penawaran yang memenuhi syarat.
  3. Evaluasi kualifikasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada.

Pada saat memasuki tahapan evaluasi kualifikasi 3 penawar terendah tidak dapat dijadikan pemenang maka pokja menyatakan “pemilihan/pelelangan gagal”. Hal ini tertuang dalam Pasal 83 ayat 1 huruf i : pemilihan gagal apabila calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2, setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. Juga tertuang pada Lampiran Perka 14/2012 bahwa apabila tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi, maka lelang dinyatakan gagal.

        Kenapa lelang digagalkan, padahal masih ada penawaran lain? Karena pada saat memasuki evaluasi kualifikasi, masa evaluasi penawaran sudah terlewati. Untuk itu tidak ada lagi jalur putar balik, selain melalui proses gagal lelang. 

    Solusi pelelangan gagal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 84 ayat (1) tentang pemilihan gagal bahwa dalam hal Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung dinyatakan gagal, maka Kelompok Kerja ULP segera melakukan:

  1. evaluasi ulang;
  2. penyampaian ulang Dokumen Penawaran;
  3. Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung ulang; atau
  4. penghentian proses Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung

Mengacu pada Perka 14/2012 Bab II Angka 14. PELELANGAN GAGAL DAN TINDAK LANJUT PELELANGAN GAGAL huruf b angka 4 huruf j) bahwa  apabila calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 setelah  dilakukan  evaluasi,  tidak  hadir  dalam  klarifikasi dan/atau  verifikasi  kualifikasi  dengan  alasan  yang  tidak  dapat diterima, maka Kelompok Kerja ULP:

(1)  mengundang  ulang  semua  peserta  yang  tercantum  dalam daftar  peserta  kecuali  peserta  yang  tidak  hadir  tersebut, untuk  mengajukan  penawaran  ulang  secara  lengkap (administrasi, teknis, dan harga).

(2)  Melakukan pengumuman pelelangan ulang untuk mengundang peserta baru, apabila tidak ada daftar lain.

Demikian catatan ini semoga bermanfaat.

About these ads

10 Tanggapan to “Solusi Evaluasi Kualifikasi Gagal (Perbaikan)”

  1. aliimron_skm@yahoo.com Mei 22, 2013 at 7:30 am #

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Bapak, utk pengadaan ambulans yg kontrak payung, bukankah harus dengan penunjukan langsung? Man lagi harganya jg sudah >200jt.. Bagaimana jika menggunakan pengadaan langsung? Thanks
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

  2. samsulramli Mei 22, 2013 at 2:36 pm #

    harus penunjukan langsung Pak…. kalau tidak melanggar ketentuan P54/2010

  3. Martin Nainggolan Juni 17, 2013 at 12:23 pm #

    Saya mau tanya pak…
    Saya Tidak Melampirkan softcopy hasil scan asli dukungan Bank pada aplikasi SPSE pada form isian kualifikasi Elektronik, namum sudah mengisi data isiannya, Apakah pokja dapat mengugurkan perusahaan kami didalam evaluasi kualifikasi karena tidak mengupload softcopy hasil scan asli dukungan Bank ? Mohon dasar hukumnya Pak Ramli. Terimakasih.

  4. samsulramli Juni 20, 2013 at 6:26 pm #

    Yang terpenting adalah Isian Kualifikasi sementara dokumen scan atau hardcopy hanya diminta pada saat pembuktian kualifikasi.

  5. Zainol Muttaqin Juli 3, 2013 at 7:00 pm #

    Assalamualaikum bang… apakah sampeyan ada punya format isian kualifikasi versi terbaru untuk jasa konstruksi, dan tatacara penilaiannya…
    Terima Kasih sebelumnya

  6. samsulramli Juli 4, 2013 at 9:37 am #

    Silakan diakses pada SBD Perka 15/2012 LKPP pak..

  7. indra Juli 16, 2013 at 4:54 pm #

    assalamu’alaikum..bang mau nanya, apabila sudah 2 kali lelang namun gagal terus, apakah bisa dilakukan penunjukan langsung..?ini untuk kegiatan pembangunan sekolahan

  8. samsulramli Juli 16, 2013 at 5:00 pm #

    selama memenuhi seluruh pasal 84 ayat 6 huruf a,b dan c silakan Pak,
    Dalam hal Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung ulang gagal, Kelompok Kerja ULP dapat melakukan Penunjukan Langsung berdasarkan persetujuan PA, dengan tetap
    memperhatikan prinsip efisiensi, efektifitas, dan akuntabilitas, dengan ketentuan:
    a. hasil pekerjaan tidak dapat ditunda;
    b. menyangkut kepentingan/keselamatan masyarakat; dan
    c. tidak cukup waktu untuk melaksanakan proses Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung dan pelaksanaan pekerjaan.

  9. ashar Juli 1, 2014 at 10:44 pm #

    assalamu alaikum wr.wb. bang saya mau tanya, jika dalam proses lelang e-proc ada tahapan yang terlewati gimana solusinya. kronologi, lelang jasa konsultansi prakualifikasi, tahapan sudah pada sudah pada penetapan pemenang (tahapan pembukaan file 2 sdh terlwati), semetara cheklist evaluasi kualifikasi lupa di centang, sehinggah untuk menentukan pemenang tidak bisa, solusinya bagaimana bang…??? dan jika di ulang maka waktu kerja sdh tidak cukup. mohon pencerahan….

  10. samsulramli Juli 2, 2014 at 10:17 am #

    Jawabannya simple :) sudah terjadi kelalaian… Untuk Solusi silakan dikoordinasikan dgn LPSE apakah masih bisa dilakukan pengunduran waktu/perpanjangan waktu evaluasi penawaran jika tidak maka tidak ada jalan lain selain “seleksi gagal” dan dilakukan evaluasi ulang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.294 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: